30/09/2014

Kebahagiaan menuntut Ilmu



Mu'adz bin jabal adalah seorang pemuda yang amat tampan, berkulit bersih, dan bertutur kata amat santun. Dia termasuk orang yang pertama kali masuk islam. Dalam usia yang sangat muda, Mu'adz telah memiliki kecerdasan yang luar biasa, wawasannya luas dan ahli dalam soal hukum. bahkan Rosulullah saw memujinya: "umatku yang paling tahu tentang halal dan haram ialah Mu'adz bin jabal". 

Berikut mutiara yang pernah diucapkan Mu'adz tentang ilmu:
"Pelajarilah ilmu, sebab mencari ilmu karena Allah adalah kebaikan, menuntutnya adalah ibadah, mempelajarinya adalah tasbih, mengkajinya adalah jihad, mengajarkannya adalah sedekah. Ia adalah teman yang menghibur dalam kesendirian,  sahabat dalam kesepian, petunjuk dalam suka dan duka, pembantu di sisi sahabat karib, teman disisi kawan dan penerang jalan ke syurga". 

"Dengannya Allah mengangkat bangsa-bangsa, lalu Dia menjadikan mereka pemimpin, penghulu dan pemberi petunjuk pada kebaikan. Jejak mereka diikuti dan perbuatan mereka diperhatikan. Malaikat suka pada perilaku mereka. Segala yang basah dan yang kering memohon ampun atas dosa mereka, hingga ikan, binatang laut, binatang buas serta binatang jinak di darat, serta langit dan bintang2nya." 

"Karena ilmu adalah kehidupan hati dari kebutaan, cahaya mata dari kezaliman dan kekuatan tubuh dari kelemahan. Dengan ilmu seorang hamba sampai pada kedudukan orang2 baik dan tingkatan yang paling tinggi. Memikirkannya setara dengan berpuasa dan mengkajinya sama dengan menegakkan sholat. Dengannya, Allah ditaati, disembah dan diesakan dan ditakuti. dengannya pula tali silaturahmi diikatkan. Ilmu adalah pemimpin, dan pengamalan adalah pengikutnya. Ilmu diilhamkan kepada orang-orang yang bahagia."

No comments:

Post a Comment